CERITA BERSAMBUNG

KISAH CINTA part I

Seorang remaja mencoba tuk berubah ketika ia menginjak kelas 1 SMA dengan initial DA alias Dea Angelina. Hal yang biasa dilakukan bersama sahabatnya bernama Sinta tuk mencari kesenangan pun ia lupakan. Dea pun mulai ingin mengenal lawan jenisnya lebih jauh. Diwaktu yang tak berselang lama ada lawan jenisnya dgn initial TJ alias Tony Judika yang satu kelas dengan Dea. Dea dan Tony pun dekat dan mereka pun memutuskan untuk berpacaran. Walaupun Tony tak tampan, tak kaya tapi Tony kasih perhatiannya ke Dea. Makanya Dea pun mempertahankan Tony. Walaupun orang-orang sekitar Dea banyak yang tidak setuju Dea dengan Tony. Banyak yang bilang Dea matanya sudah buta memilih Tony yang penampilannya dan wajahnya tak seimbang dengan Dea. Tapi Dea tak menghiraukan. Setelah lama kenal ternyata Tony anak bandel, sering bolos, perokok berat. Sikap Tony dan Dea berbanding terbalik. Dea yang polos, pendiam, dan anak rumahan. Akan tetapi Dea tetap mempertahankan dengan tujuan memberi motivasi Tony tuk berubah menjadi lebih baik. Apa yang Dea perjuangkan pun membuahkan hasil. Tony jadi tak lagi menjadi pecandu rokok berat dan Tony jarang bolos lagi. Setelah melewati berdua dalam waktu dua tahun lebih si Tony bukan semakin berubah akan tetapi malah bertambah sikap buruknya yang Dea ketahui, yaitu Tony suka membohongi teman-temannya mengenai uang. Teman-temannya Tony mengejar-ngejar Dea tuk bilang ke Tony, “agar Tony mengembalikan uangnya.” Dea pun semakin malu dengan keadaan seperti itu. Dea sangat kecewa dengan Tony. Dea mengambil keputusan tuk melepaskan Tony dari hidupnya. Dea berusaha bangkit. Tony pun tidak menerima keadaan itu. Pada sore harinya Tony kerumah Dea dengan membawa silet dan dalam keadaan tangan yang tersilet-silet dan berdarah-darah yang berceceran dirumah Dea. Akan tetapi Dea tetap pada pendiriannya. Orang tua Dea sangat terkejut dengan apa yang telah Tony lakukan dengan nekat

Beberapa bulan kemudian . . . . .

Dea pun kembali akrab dengan sahabatnya Sinta yang dulu sempat ia lupakan karna tuk merubah Tony. Dea dan Sinta pun jalan-jalan sore tuk bertemu dengan mantannya Sinta ke sebuah mall di Bekasi. Memang menunggu itu sangat membosankan. Akan tetapi Dea dan Sinta tetap menunggu disebuah tempat makan di mall tersebut. Mereka pun berbincang-bincang tanpa disadari ada sekumpulan cewek dan cowok yang memperhatikan Dea dan Sinta. Tiba-tiba da seorang cewek menghampiri Dea dan Sinta. Mereka terkejut ada apa cewek ini menghampiri meja mereka.

Zeva : Gue boleh kan duduk sini.

Sinta : oh..silahkan duduk aja. Mang ada apa yah ma qta berdua?

Zeva : oh..qta hanya ingin kenal kalian lebih jauh? Apa boleh?

Dea : Klo kenalan yah boleh ja ko. Nama gue Dea.. (sambil menjulurkan tangan ke Zeva)

Zeva : Gue Zeva. Seneng bisa kenalan ma loe Dea dan loe sapa.. (sambil bertanya ke Sinta)

Sinta : Gue Sinta.

Zeva : Sebenarnya gue disini mau minta no kalian kalau boleh untuk tema-teman w disana.. (sambil menunjuk teman-teman cowoknya yang berbeda hanya beberapa bangku).

Setelah Zeva meminta no HP Dea dan Sinta, Zeva pun kembali kemejanya. Tidak selang beberapa lama empat teman Zeva yang pria menghampiri Dea dan Sinta. Mereka bernama Putra, Eza, Angga dan Ricky.

Setelah beberapa bulan..

Salah satu teman Zeva pun RPS alias Ricky Pratama Surya menjadi pacar terbaru Dea. Walaupun Ricky sudah kuliah tapi Dea masih SMA. Dea pun berani mencoba kembali menjalin hubungan. Awal berpacaran dalam hidup Dea ada tragedi tak mengenakan terjadi. Ternyata mantannya yang bernama Tony sudah mengetahui bahwa Dea sudah punya kekasih baru dan Tony tak rela. Pada suatu pagi Tony sudah ada didepan gerbang tuk menghadang Dea. Dea pun terkejut dan merasa takut karna tak tahu pa yang kan terjadi. Dalam keadaan yang berpapasan Tony pun meminta Dea tuk ikut dengan Tony dengan sepeda motornya. Akan tetapi Dea tak mau dengan rasa ketakutan yang luar biasa. Karena Dea tau dulu Tony bisa berbuat nekat. Tony pun tetap memaksa dan karena ia merasa tak berhasil mengajak Dea. Maka ia mengeluarkan Pisau yang ada dalam tasnya. Dea pun ketakutan walaupun tak tahu pa yang akan Tony lakukan. Dea segera lari kedalam kelas. Tony pun mengikutinya dan tetap meminta Dea mau diajak ngobrol sebentar. Karena rasa takut yang berlebih Dea datang ke kantor guru tuk melaporkan bahwa Tony membawa pisau. Akhirnya Tony dan Dea ngobrol didampingi guru wali kelas Tony namanya bu Evi. Dimulailah perbincangan itu terjadi dari awal hingga akhir. Dea pun menghubungi Ricky hanya memberi tahu pa yang setelah ia alami hari itu. Akan tetapi Ricky tak berani tuk datang kesekolah Dea. Untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan karena sikap Tony. Ada seorang guru dan teman-teman Dea yang menemani Dea pulang.

2006

Karya : Dessy Anggraini

2 Komentar »

  1. adham Said:

    ekhem….bsa aj ganti”nmanya….hahahaha
    des..des..

  2. h3r1aja Said:

    lanjutannya gimana?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: