Sistem Informasi Untuk Perencanaan Strategi

Tujuan perencanaan strategis adalah untuk mengembangkan strategi adalah untuk mengembangkan strategi dimana suatu organisasi akan mampu mencapai tujuannya. Horoson waktu untuk perencanaan strategi cenderung menjadi lama, oleh karena itu bantuan dasar dalam organisasi bisa dibuat, sebagai contoh.

 

  • Suatu rantai pertokoan dapat memutuskan untuk mengubah menjadi usaha melalui pesanan.
  • Suatu rantai pertokoan dengan took-toko dalam pusat kota bisa memutuskan untuk mengubah menjadi suatu tipe potongan operasi di luar kota.
  • Suatu produk industri pabrik perseroan dapat memutuskan untuk mengubah menjadi garis pemakai.

 

Aktivitas perencanaan strategi tidak harus terjadi dalam satu periode, lingkaran yang teratur seperti kegiatan kontrol manajemen. Mereka bisa menjadi tidak teratur meskipun beberapa perencanaan strategi umumnya untuk diproses, data disimpulkan dari satu macam sumber. Ada keperluan untuk mempertimbangkan data eksternal. Beberapa contoh tipe-tipe data yang berguna dalam perencanaan strategi untuk mengilustrasikan keperluan data alami :

 

  1. Pandangan ekonomi dalam arah perseroan dan aktivitas daerah mendatang.
  2. Arah dan lingkungan mendatang.
  3. Kemampuan arah dan pekerjaan dari organisasi melalui pasar, desa, dll (dasar dari arah kebijaksanaa).
  4. Harapan bagi industri daerah lain.
  5. Kemapuan bersaing dan saham pasar mereka.
  6. Kesempatan bagi pertaruhan baru, didasarkan pada arah dan perkembangan yang diharapkan.
  7. Alternatif strategi.
  8. Proyeksi keperluan sumber untuk alternative strategi.

 

Database ini terdiri dari beberapa kenyataan  yang sukar, tetapi banyak didasarkan pada pertimbangan. Banyak data yang tidak bisa dikumpulkan pada suatu dasar yang teratur, dan banyaknya yang tidak secara khusus dilengkapi dalam kemajuan. Untuk alasan ini, banyak bantalan bahwa tidak mungkin untuk mempunyai sistem informasi manajemen untuk aktivitas perencanaan strategi.

Suatu alternative untuk hal ini adalah bahwa pendukung sistem informasi tidak bisa menjadi pelengkap bagi perencanaan strategi seperti untuk kontrol manajemen  dan operasional, tetapi sistem merupakan satu sumber informasi yang dapat memberikan bantuan yang penting untuk proses perencanaan strategi, sebagai contoh :

 

  • Evaluasi arah kemampuan didasarkan pada data internal yang dihasilkan melalui keperluan processing operasi, tetapi perlu diringkas dalam suatu jalan khusus untuk pemakaian perencanaan.
  • Proyeksi awal dari kemampuan mandating bisa dikembangkan melalui analisis dari data terdahulu. Perkiraan awal ini diatur melalui manajemen pada pertimbangan dasar dan pengalaman.
  • Data pasar dasar pada industri dan persaingan mungkin dijaga dalam organisasi database.
  • Data bank dari informasi umum dari industri dan persaingan bisa dibeli dalam bentuk mesin yang dapat dibaca untuk dipakai dengan model perencanaan dan keputusan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: